Postingan

Nasehat & Tatanan Masyarakat

  Nasehat & Ta tanan Masyarakat   Pada suatu masa ada sekelompok orang yang hidup di dalam kebaikan dan semuanya berubah saat mereka meninggalkan satu diantara prinsip kehidupan. Benar prinsip itu sangat penting, bahkan Imam Nawawi di dalam salah satu tulisannya mengatakan bahwa hal ini termaksud di antara madarul islam/pondasi inti agama islam. Artinya jika ia dilupakan maka akan terjadi ketimpangan hidup; jauh dari makna yang diinginkan oleh manusia yang baik dan berakal. (Lihat Arbain Nawawiyah)   Tapi satu yang sangat disesalkan hal ini mulai hilang, baik sengaja dihilangkan secara struktural maupun dari diri manusia sendiri; enggan menjalankannya karena berbagai alasan yang menghantui pikiran, seseorang yang tidak percaya diri.   Islam datang membawa berbagai kebaikan, salah satunya adalah prinsip ini; ia adalah nasehat kepada kebaikan. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sendiri pernah bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh imam muslim "addinu annasihah...

Jiwa & Lingkungannya

  Jiwa & Lingkungannya   Manusia tatkala dilahirkan di dunia ini tidak mengetahui sesuatu apapun sedikit pun. Ia diberi bekal berupa pendengaran, penglihatan dan hati untuk mendapatkan pengetahuan. Dengan pengetahuan memilih berbagai pilihan dan berusaha di dalam meraihnya.   Di dalam pembagiannya manusia terbagi menjadi dua jenis pertama manusia yang baik dan yang kedua manusia yang tidak baik. Baik dengan berbagai macam tingkatkannya dan buruk juga dengan berbagai macam tingkatannya. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an bahwa manusia saat diciptakan diberi dua pilihan amal, yaitu amal kebaikan dan amal keburukan. (Lihat QS Asy-Syams : 8)   Baik di dalam hal ini adalah berdasarkan tinjauan syariat islam bukan berasal dari manusia itu sendiri. Hal itu karena Allah adalah Tuhan pencipta dan pembimbing manusia kepada kebenaran. Ia lebih tahu apa yang baik untuk hamba-hambanya. Di samping itu manusia juga dengan fitrah yang dibekali oleh...

Menyadari Kembali Hakikat dari Penciptaan

Saat seseorang baru pertama kali melihat pesawat dia akan takjub bahwa ada benda besar yang mengangkut manusia bisa terbang di atas langit, begitu juga saat seseorang baru pertama kali melihat kapal yang bisa menyelam di dalam lautan, tidak sedikit yang takjub dan terheran-heran dengan hal itu. Artinya seseorang akan terpesona dengan hal yang menakjubkan.   Di dalam hal ini ada dua sebab yang saling berkaitan yang menjadikan seseorang itu takjub, pertama bahwa ia tidak pernah melihat hal tersebut, yang kedua bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang unik dan luar biasa, jika satu dari kedua hal tersebut hilang maka sifat kagum di dalam diri seorang juga akan ikut hilang. Sehingga walaupun hal tersebut merupakan sesuatu yang unik dan menakjubkan, keajaibannya tidak bisa dirasakan. Berarti kedua hal itu harus terpenuhi, itulah yang terjadi pada hal-hal unik lainnya. Muncul pertanyaan bagaimana dengan hal-hal unik yang dianggap biasa oleh seseorang ? Sifat unik tetap akan melekat pada h...

Permulaan Setiap Manusia (Tinjauan Kritis)

Pembaca yang dimuliakan Allah SWT kita bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat yang diberikan kepada kita sehingga sampai saat ini kita masih senantiasa bisa beribadah kepada Allah SWT.  Yang kedua kita bersholawat kepada baginda nabi agung kita; nabi muhammad SAW yang mengajarkan kepada kita berbagai macam kebaikan untuk kita teladani dan mengabarkan kepada kita berbagai macam keburukan untuk kita jauhi. Ketahuilah bahwasannya segala sesuatu di dunia ini memiliki permulaan, dari yang sebelumnya tidak ada kemudian menjadi ada. Tentu bukan karena tanpa alasan, melainkan ada sebuah hikmah dibalik keberadaan itu. Manusia sebagaimana ciptaan yang lain pun demikian memiliki permulaan di dalam proses penciptannya. Imam Ibnu katsir menyebutkan di dalam kitab Al-bidayatu Wan-Nihayah bagaimana kisah manusia pertama di dunia ini, Adam ‘alahi salam dan Hawa, beliau berkata yang maknanya : “Allah SWT memulai penciptaan manusia dari tanah kemudian Ia menjadikan keturunannya berasal dari air...